Jika Cicilan KPR Anda Macet di Tengah Pandemik

Jika Cicilan KPR Anda Macet di Tengah Pandemik

Jika Cicilan KPR Anda Macet di Tengah Pandemik

Jika Cicilan KPR Anda Macet di Tengah Pandemik, – Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai lini termasuk ekonomi. Tidak sedikit yang menunda membeli rumah karena harus menutup kebutuhan lain. Jika Anda mengalami gagal bayar KPR banyak konsekuensi yang akan Anda dapatkan, di antaranya rumah bisa disita dan dilelang bank.

Selama ini kredit pemilikan rumah atau KPR kerap menjadi alternatif karena tiap tahun harga properti terus melambung. Bila memanfaatkan kredit rumah, calon pembeli bisa memperoleh rumah dengan cara dicicil dalam waktu yang fleksibel.

Dilansir dari laman https://maxbetresmi.com, Umumnya maksimal bisa sampai 20 tahun atau disesuaikan dengan kemampuan pembayaran dan ketentuan masing-masing bank. salah satu pertimbangan ketika mengajukan kredit adalah cicilan KPR.

Lantas, bagaimana solusi jika terjadi KPR macet?

1. Minta bank rescheduling atau menjadwalkan ulang pembayaran sisa kredit

Dalam sistem rescheduling, Anda bisa meminta bank untuk menjadwalkan ulang kredit yang masih tersisa. Misalnya, sisa kredit sebesar Rp100 juta dengan jatuh tempo tiga tahun. Minta tenor ditambah menjadi lima tahun.

Sehingga jika jangka waktu pembayaran cicilan KPR diperpanjang dua tahun tanpa dikenakan biaya denda. Dengan begitu, Anda punya waktu lebih panjang untuk melunasi sisa kredit sambil berharap kondisi normal lagi.

2. Lakukam permohonan restrukturisasi KPR

Anda juga dapat mengajukan permohonan restrukturisasi KPR, lho. Dalam hal ini Anda bukan hanya memperpanjang tenor pembayaran kredit, tetapi juga mengurangi tingkat bunga KPR.

Misalnya, tenor diperpanjang selama dua tahun dan bunga KPR dipangkas lebih ringan dari 11 persen menjadi 10,5 persen.

Bisa juga dengan memberi diskon atau potongan cicilan hingga separuhnya. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, nominal cicilan KPR yang dibayar bulan berikutnya lebih kecil dibanding bulan-bulan lalu sebelum persetujuan restrukturisasi.

3. Menata kembali perjanjian KPR dengan bank

Anda juga bisa melakukan reconditioning atau keringanan bank, dengan mengubah persyaratan KPR menjadi perjanjian baru. Jadi diatur ulang semuanya, dari mulai tenor pembayaran, tingkat bunga KPR, nilai kredit, dan sebagainya.

Contohnya, tingkat bunga awalnya 9,5 diubah menjadi 8,75 persen. Jangka waktu pembayaran akan diubah dari perjanjian awal 15 tahun menjadi 20 tahun, atau memberi diskon menghapus bunga KPR di tahun keempat pembayaran.

Comments are closed.