Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi Pemerintah

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi Pemerintah

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi Pemerintah

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi Pemerintah – Saham-saham BUMN kompak menguat pada perdagangan. Berdasarkan data RTI, beberapa saham pelat merah yang masuk jajaran top gainers hari ini mulai dari PT Adhi Karya Tbk atau ADHI. PT Bukit Asam Tbk atau PTBA, PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau TLKM, hingga PT Bank Negara Indonesia Tbk selalu menggutamakan saham tersebut.

Perdagangan Jumat (17/4): IHSG dan Rupiah Kompak Menguat, Dampak Net Sell Minim - Market Bisnis.com

Saham BUMN menguat karena dukungan pemerintah diapresiasi pelaku pasar

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan menguatnya saham-saham BUMN lantaran adanya dukungan pemerintah dalam memberikan stimulus untuk perusahaan pelat merah. Salah satu contoh perusahaan BUMN yang mendapat dukungan pemerintah yakni PT Garuda Indonesia. Emiten sektor penerbangan ini akan mendapat danal talangan Rp8,5 triliun melalui skema Mandatory Convertible Bond atau MCB. Berdasarkan data RTI sahan Garuda hari ini di tutup menguat, 0,51 persen ke Rp 396 per saham. Bahkan pada perdagangan Rabu 18 November 2020 saham Garuda menguat 18,79 persen menjadi Rp392 per saham.

Saham-saham infrastruktur BUMN juga menguat

Melansir dari http://bobsledsong.com/  lebih lanjut, Nafan mengatakan masuknya investor asing ke Indonesia karena omnibus law membuat saham-saham BUMN di sektor infrastruktur menguat. Kontrak baru bisa di raih optimal, kontrak baru kan akan membangun segala infrastruktur. Kawasan ekonomi khusus di industri pasti di dukung BUMN. Infrastruktur untuk menyiadakan sarana dan prasarana. Beberapa saham di sektor infrastruktur BUMN yang menguat di antaranya PT Adhi Karya Tbk atau ADHI menguat 11,41 persen, PT Waskita Karya Tbk atau WSKT menguat 6,83 persen, dan PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA menguat 3,16 persen.

Investor asing lakukan aksi beli bersih Rp325,24 miliar

Untuk di ketahui, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di tutup menguat 81,108 poin atau 1,46 persen ke level 5.652,76 pada perdagangan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 23,409 juta lembar saham, dengan frekuensi tercatat sebanyak 981,50 kali. Sementara secara kesuluruhan nilai transaksi saham mencapai Rp12,184 triliun. Maka dari itu semua saham yang ada sementara di tutup terlebih dahulu.

Comments are closed.