Cair Mei THR PNS 2021 Kira-kira Berapa Ya?

Cair Mei THR PNS 2021 Kira-kira Berapa Ya?

Cair Mei THR PNS 2021 Kira-kira Berapa Ya? – Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS rencananya dcairkan pada awal Mei 2021. Kira-kira berapa besarannya? rebekahdeecams.com

Sebagai informasi THR PNS mengandung komponen yang meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Drjen Bea Cukai Askolani, saat masih menjabat sebagai Drjen Anggaran Kementerian Keuangan, menyatakan THR PNS 2021 akan dusahakan penuh. THR PNS

“Kebijakan penggajian tahun 2021 adalah pemberian THR dan G13/Pensiunan 13 yang dharapkan dberikan secara full,” kata Askolani kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 15 tahun 2019 tentang gaji PNS, gaji yang dterima PNS dkategorikan dengan beberapa golongan, yakni dari yang masa kerja terendah hingga masa kerja tertinggi.

PNS golongan I masa kerja 0 tahun menerima gaji Rp 1,56 juta per bulan dan PNS golongan IV masa kerja 32 tahun, menerima gaji hingga Rp 5,9 juta

Berikut kisi-kisi hitungan THR PNS. Sebagai simulasi, ambil contoh PNS dari Drektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 37 tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja d lingkungan Pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

Tunjangan kinerja yang dterima untuk jabatan terendah seperti pelaksana menerima Rp 5,36 juta. Sementara itu, tunjangan kinerja tertinggi untuk jabatan tertinggi yakni eselon I menerima Rp 117,3 juta.

Jad, THR yang dterima PNS dengan menggabungkan gaji pokok dan tunjangan kinerja

untuk jabatan terendah mencapai Rp 6,92 juta, sementara untuk jabatan tertinggi, bisa mencapai Rp 123,2 juta.

Besaran THR yang dterima PNS itu belum mencakup tunjangan-tunjangan lainnya seperti tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan atau umum.

Perlu dketahui, tunjangan kinerja yang dterima PNS Drektorat Jenderal Cair Mei THR PNS 2021 Kira-kira Berapa Ya?

Pajak memiliki dasar penghitungan baru yakni memperhatikan Nilai Kinerja Pegawai (NKP), prestasi kerja, dan kontribusi pegawai.

Artinya, tidak semua PNS mendapatkan tunjangan kinerja yang sama. Hal ini karena basis penghitungan yang dgunakan untuk pemberian tunjangan kinerja berdasarkan kinerja masing-masing PNS.

Comments are closed.