Cluster Baru Lippo Village Habis Dalam 5 Jam

Cluster Baru Lippo Village Habis Dalam 5 Jam

Cluster Baru Lippo Village Habis Dalam 5 Jam

Cluster Baru Lippo Village Habis Dalam 5 Jam – Cluster baru perumahan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) habis terjual hanya dalam lima jam. Penjualan di peluncuran tahap kedua ini kurang lebih sama seperti tahap pertama yang ludes dalam hitungan jam.

Penawaran Cluster Cendana Peak mendapatkan kelebihan permintaan 2,2 kali lipat dari 327 unit yang ditawarkan. Cluster ini menawarkan rumah tapak berukuran antara 50 m2 hingga 75 m2 di area Lippo Village.

Melansir dari laman Daftar Live22 “Cendana Peak masih didominasi calon pembeli dengan profil anak muda milenial belum menikah atau orang tua yang membelikan buat anaknya,” kata CEO LPKR John Riady dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2020).

Cendana Peak merupakan project kedua setelah peluncuran cluster Cendana Homes Juli lalu yang kelebihan permintaan hingga tiga kali lipat.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW)

Ali Tranghanda mengatakan, berdasarkan riset di kawasan Banten terjadi lonjakan permintaan hunian hingga dua kali lipat. Selama ini pasokan properti banyak berasal dari segmen atas dan segmen bawah. Sementara segmen menengah kurang.

“Produk yang ditunggu segmen menengah rentang harga Rp 600 jutaan hingga Rp 1 miliar,” ungkap Ali.

Cendana Peak berlokasi di Lippo Village Karawaci Utara dengan akses ke jalan tol Jakarta Merak dan dekat ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Akan ada area TOD (Transit Oriented Development) dengan dibangunnnya stasiun MRT.

Cendana Peak terdiri dari 327 unit landed house dengan 3 pilihan tipe yaitu Garden Terrace, Park Balcony dan Lawn Patio. Rumah berdesain dua lantai dengan dua atau tiga kamar tidur ini dijual mulai Rp 568 juta.

Menurut Ali, berdasarkan riset yang dilakukan, di kawasan Banten terjadi lonjakan permintaan hunian hingga dua kali lipat. Selama ini pasokan properti banyak berasal dari segmen atas dan segmen bawah, sementara segmen menengah kurang.

“Produk seperti yang diluncurkan Lippo itu yang ditunggu segmen menengah. Dengan rentang harga Rp 600 jutaan hingga Rp 1 miliar,” ungkap Ali.Di masa pandemi, kata dia, bukan berarti masyarakat tidak berminat untuk membeli properti, atau daya beli masyarakat turun, namun pada masa-masa sebelumnya masyarakat masih menunggu situasi kondusif.

Selain itu tren saat ini, banyak masyarakat memilih untuk membeli rumah di bawah Rp 1 miliar. Ali optimistis produk yang akan diluncurkan Lippo selanjutnya di segmen menengah akan diserbu oleh konsumen.

Comments are closed.