Heboh Gedung DPR Dijual di E-commerce

Heboh Gedung DPR Dijual di E-commerce

Heboh Gedung DPR Dijual di E-commerce

Heboh Gedung DPR Dijual di E-commerce, – Senior Corporate Communications Manager Bukalapak Gicha Graciella menanggapi soal viralnya penjualan gedung DPR RI. Menurutnya saat ini Bukalapak akan segera menurunkan penawaran penjualan gedung DPR RI tersebut.

“Pelapak yang terbukti menjual produk yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan akan segera di-take-down oleh team yang terkait. Jika dicek, produk tersebut telah langsung kami take down,” kata Gicha, Rabu.

1. Bukalapak tidak akan berkompromi dengan produk yang menyalahi aturan

Dilansir dari http://bellasbreakfastlunch.com, Gicha menjelaskan, pihaknya tidak melarang pelapak untuk menentukan harga produk dan strategi penjualan masing-masing. Akan tetapi Bukalapak akan menindak tegas untuk pelapak yang menjual produk yang menyalahi aturan.

“Dan tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati bersama, yang juga mengacu pada peraturan pemerintah dan hukum yang berlaku,” jelas dia.

2. Bukalapak perkenalkan siapa saja melapor bila ada hal yang tidak pantas

Gicha mempersilahkan kepada penggunanya maupun masyarakat lain untuk melaporkan kepada Bukalapak bila ada hal-hal yang tidak pantas. Menurut dia, hal itu akan membantu pengguna lainnya dalam memanfaatkan layanan di Bukalapak.

“Kami sangat terbuka untuk para pengguna memberikan laporan terkait dengan hal ini dengan cara menggunakan fitur lapor dan menghubungi akun BukaBantuan di Bukalapak untuk dapat ditindaklanjuti oleh team terkait,” ujarnya.

3. Tokopedia juga buka suara soal Gedung DPR yang dijual

Tokopedia sebagai salah satu marketplace yang digunakan, menanggapi tentang penjualan gedung DPR tersebut. Mereka menyatakan saat ini, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan platform Tokopedia yang melanggar hukum. Salah satunya dengan terus melarang tayang produk dan atau toko yang melanggar tersebut,” kata External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya saat dikonfirmasi tim kami.

Menurut dia, mesekipun Tokopedia merupakan User Generated Conten atau UGC, di mana setiap penjual bisa mengunggah secara mandiri produk yang dia jual. Meski demikian, Tokopedia akan tetap melakukan aksi proaktif.

“Untuk menjaga aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Comments are closed.